Malala dihormati di banyak bagian dunia, terutama di negara-negara Barat, karena keberaniannya dan kefasihannya dalam mengadvokasi hak-hak anak perempuan dan perempuan.
Tetapi di negara asalnya, Pakistan, aktivismenya tersebut justru telah memecah opini publik.
Bahkan pernikahan Malala dengan Asser ini sebenarnya cukup mengagetkan.
Pasalnya, pada Juli 2021, Malala mengatakan kepada majalah Vogue bahwa dia tidak yakin apakah dia akan menikah.
"Saya masih tidak mengerti mengapa orang harus menikah. Jika Anda ingin memiliki seseorang dalam hidup Anda, mengapa Anda harus menandatangani surat nikah, mengapa tidak berpartner saja?" kata Malala.
"Ibuku berkata, 'Jangan berani-beraninya kamu mengatakan hal seperti itu! Kamu harus menikah, pernikahan itu indah'," sambung Malala.
Komentar tersebut menuai kritik dari banyak pengguna media sosial di Pakistan saat itu.
(*)