Laporan reporter Gridhot.ID, Nicolaus Ade Prasetyo
Gridhot.ID - Panasnya suasana politik masih menyelimuti Indonesia pasca pengumuman resmi hasil Pemilu 2019 oleh Bawaslu dan KPU.
Aksi oknum-oknum yang ingin memecah belah persatuan bangsa membuat situasi bangsa mencekam.
Mulai dari kasus makar sampai aksi demonstrasi yang berujung pada kerusuhan pada 21 dan 22 Mei 2019 hadir di tengah situasi politik Indonesia.
Baca Juga: Setelah Gerindra, Kini Logo PKS Ada di Salah Satu HT yang Disita dari Perusuh Aksi 22 Mei
Setelah meredanya aksi kerusuhan 22 Mei, kini sebuah kasus makar kembali terjadi.
Sebuah video ancaman untuk kepala negara dan pemerintah kembali viral tersebar di media sosial.
Video tersebut dilaporkan oleh Ketua Umum Negeriku Indonesia Jaya (Ninja), Suhadi.
Dilansir Gridhot.ID dari Kompas.com Jumat (24/5/2019), Suhadi melaporkan seorang pria yang mengancam membunuh Presiden Joko Widodo dan Menko Polhukam, Wiranto.
Laporan itu terdaftar dengan nomor laporan LP/3212/V/2019/PMJ/ Dit Reskrimum.